Diumumkan kepada masyarakat pengguna internet, bahwa: Akhir-akhir ini ada sekitar 60 akun facebook yang menggunakan nama Pakde Karwo, Sukarwo Pakde, Sukarwo Gubernur. Sesungguhnya Bpk. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum. tidak pernah membuat akun facebook dengan nama apapun. Oleh karena itu, isi dari akun facebook dimaksud diluar sepengetahuan dan ijin beliau - Biro humas & Protokol - Dinas Kominfo Jawa Timur

BBM NAIK, PEMPROV BENTUK TKSK UNTUK MEMPERLANCAR DISTRIBUSI BLSM

Tanggal: 22-06-2013

Usai diputuskannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Provinsi Jawa Timur langsung membantu percepatan distribusi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Gerak cepat dilakukan melalui rapat koordinasi Pemerintah Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur dan segera membentuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), di kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (21/6).

Edy Purwinarto Asisten III Bidang Kesra Sekdaprov Jatim menjelaskan bahwa usai melakukan rapat dengan kementrian terkait di Jakarta, pihaknya langsung melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur tentang keberadaan BLSM dan sejumlah bantuan sosial serta mekanisme penyalurannya.

“BLSM merupakan salah satu program yang terkait dengan penguragan subsidi BBM. Selain itu, ada program percepatan perluasan dan perlindungan sosial atau P4S yang macamnya antara lain subsidi beras, program keluarga harapan dan bantuan siswa miskin,” jelasnya.

Ia menjelaskan pembagian BLSM dilakukan secara bertahap kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), Masyarakat Miskin (RM) dan Rumah Tangga Rentan Miskin (RTRM) untuk jangka waktu 4 (empat) bulan yaitu Juni, Juli, Agustus dan September.

“Masyarakat yang masuk kategori tersebut dapat mengambil BLSM setelah mendapat Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang diterbitkan oleh PT Pos Indonesia sesuai dengan data dari Kementrian Sosial. Kartu tersebut sudah diterbitkan dan sekarang sudah dalam proses distribusi oleh PT Pos Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses distribusi BLSM di Jawa Timur harus selesai sampai akhir Juni. Untuk itu, mulai hari ini masyarakat bisa mngambil ke kantor pos jika sudah mengantongi kartu KPS. Untuk warga yang letak daerahnya cukup jauh dari kantor pos, maka pihaknya mengimbau kantor pos yang akan pro aktif. “Jika ada warga yang daerahnya sangat jauh dengan kantor pos, saya meminta kantor pos yang pro aktif mendatangi seperi halnya melayani pengiriman surat, agar dana BLSM tidak terkurangi dengan biaya transport mereka, “tegasnya.

Terkait adanya kesalahan pencetakan kartu, pihaknya berharap masyarakat segera melapor ke kantor pos atau ke Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). TKSK berfungsi membentuk dan mengaktifkan kembali pengaduan masyarakat tentang kartu perlindungan sosial. Tim ini akan dikoordinasi oleh Dinas Sosial Kabupaten dan Kota guna memastikan jumlah keluarga miskin dan keluarga rentan miskin untuk pemutakhiran data.  “Usai dilaporkan di TKSK maka bisa dilaporkan ke Kementrian Sosial yang selanjutya akan diputuskan sesuai dengan prinsip tidak menambah kuota melainkan pergeseran yang berhak menerima,” ujarnya. (mad)