Diumumkan kepada masyarakat pengguna internet, bahwa: Akhir-akhir ini ada sekitar 60 akun facebook yang menggunakan nama Pakde Karwo, Sukarwo Pakde, Sukarwo Gubernur. Sesungguhnya Bpk. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum. tidak pernah membuat akun facebook dengan nama apapun. Oleh karena itu, isi dari akun facebook dimaksud diluar sepengetahuan dan ijin beliau - Biro humas & Protokol - Dinas Kominfo Jawa Timur

PAKDE KARWO: FINALISASI DATA JAMKESMAS 2013 HARUS SEGERA DITETAPKAN

Tanggal: 28-01-2013

Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo meminta data Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun 2013 segera difinalisasi dan segera ditetapkan. Ini karena, data itu akan dijadikan dasar bagi penerbitan Kartu Jamkesmas 2013.

Soekarwo saat menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Ruang Kertanegara Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, Jumat (25/1) sore mengatakan, sebanyak 5.064.611 pemegang kartu Jamkesmas lama dan sebanyak 1.061.255 pemegang Jaminan Kesehatatan Daerah (Jamkesda)  tidak masuk data pada penerima kartu Jamkesmas di tahun 2013.

Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini menuturkan, finalisasi data yang dilak

Gubernur Soekarwo saat menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Ruang Kertanegara Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, Jumat (25/1)

Gubernur Soekarwo saat menerima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Ruang Kertanegara Jl. Pahlawan No. 110 Surabaya, Jumat (25/1)

ukan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) harus diubah menjadi basis data dalam penerbitan kartu Jamkesmas 2013. Ini diharapkan, berlaku juga untuk program penanggulangan kemiskinan yang lain seperti pemberian Beras Miskin (Raskin) di masyarakat.

Dia menjelaskan, masyarakat miskin di Jatim yang mendapatkan Jaminan Kesehatan pada tahun 2012 dari jumlah penduduk sebesar 37.898.672 jiwa yang tercover atau mendapatkan Jamkesmas sebanyak 10.710.051 jiwa (28.26%), sedangkan yang tercover atau terlayani Jamkesda sebanyak 1.411.742 (3.73%). Pada tahun 2013, dari jumlah penduduk sebesar 38.088.116 yang tercover Jamkesmas sebanyak 14.001.871 jiwa (36.76%).

Pakde menuturkan, kepesertaan Jamkesmas Kab/Kota yang tertinggi berada di Sampang sebanyak 566.607 jiwa (67,67%) sedangkan untuk kepesertaan terendah berada di Kota Malang sebanyak 106.902 jiwa (12,64%). “Untuk menjamin akurasi kartu Jamkesmas 2013 maka dilakukan pengawasan secara ketat terhadap perusahaan yang menangani pencetakan kartu. Penerbitan kartu Jamkesmas 2013 harus dilakukan perubahan cara berfikir dari penetapan atas dasar kuota ke penetapan atas dasar basis data,” katanya.

Pakde Karwo menambahkan, dari 40 persen penduduk Jatim ekonomi terendah yang akan masuk sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh BPJS tahun 2014. Saat ini, Jatim baru menerima peserta Jamkesmas sebanyak 38,82 persen sehingga masih sangat mungkin terdapat tambahan kartu Jamkesmas di Jatim. “Jadi bukan dibatasi dengan angka 14.001.871, akan tetapi atas dasar prosentase yaitu 40 persen,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan DPR RI Komisi IX, Ir Soepriyatno mengatakan, maksud kunjungannya ke Provinsi Jawa Timur berkaitan dengan data penerima Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun 2013.  Kunjungan Komisi IX ke Jatim juga berkaitan dengan laporan sebelumnya dari komisi E DPRD Jatim berkaitan data kepesertaan Jamkesmas tahun 2013 terdapat sebanyak 5.064.611 yang hilang.

“Saat ini, setelah bertemu dengan Pemprov Jatim dengan mencari akar permasalahannya, telah ditemukan solusi yang baik. Ke depan, kami akan pertemukan antara TNP2K sebagai pengolah data untuk maskin bagi pemerintah pusat bersama Pemprov Jatim dengan Kemenkes supaya data maskin menjadi final. Hal ini bertujuan agar Maskin yang menerima Jamkesmas benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Dia menuturkan, Provinsi Jatim melalui Pakde Karwo sangat pro aktif memperjuangkan nasib masyarakat miskin, jangan sampai ada masyarakat mampu yang bukan maskin memperoleh Jamkesmas. Sehingga, Komisi IX akan memverifikasi kembali mengenai data Jamkesmas. (ris)