Diumumkan kepada masyarakat pengguna internet, bahwa: Akhir-akhir ini ada sekitar 60 akun facebook yang menggunakan nama Pakde Karwo, Sukarwo Pakde, Sukarwo Gubernur. Sesungguhnya Bpk. Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, S.H, M.Hum. tidak pernah membuat akun facebook dengan nama apapun. Oleh karena itu, isi dari akun facebook dimaksud diluar sepengetahuan dan ijin beliau - Biro humas & Protokol - Dinas Kominfo Jawa Timur

PEMILUKADA KOTA MALANG, SEKDAPROV MINTA KEPOLISIAN TINGKATKAN PENGAWASAN DISTRIBUSI KOTAK SUARA

Tanggal: 22-05-2013

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Rasiyo meminta kepada pihak kepolisian  untuk meningkatkan pengamanan dan pengawasan saat pendistribusian kotak suara yang dikirim ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Tempat  Pemungutan Suara (TPS).

“Saya minta pihak keamanan untuk lebih memperketat personilnya dalam pendistribusian kotak surat suara pemilihan, karena pendistribusian akan berjalan sampai malam,” ujarnya usai memantau persiapan pemilukada Kota Malang di Balai Kota Malang, Rabu (22/5).

Dikatakannya, sukses pelaksanaan pemilukada itu dapat dilihat dari proses distribusi kotak surat suara pemilihan dari kecamatan hingga ke TPS. Setelahnya, kinerja petugas di TPS yang bakal menentukan sukses pemilukada. “Jika di TPS lancar, maka pemilukada sukses. Jika ada kendala di TPS, maka harus diselesaikan juga di TPS agar tidak berlarut-larut,” ujarnya.

Selain itu, Rasiyo juga meminta kepada pihak keamanan agar melindungi hak suara dari masyarakat yang akan memilih calon pemimpinnya dalam Pemilukada Kota Malang yang diselenggarakan pada Kamis (23/5). “Dengan adanya perlindungan dari pihak keamanan kepada pemilih, maka pemilukada di Kota Malang dapat berjalan sukses dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Malang, Hendy ST mengatakan, saat ini semua persiapan pemilukada di Kota Malang sudah siap 100%. “Secara umum seluruh persiapan pelaksanaan pilkada tidak ada masalah, bahkan distribusi kotak suara, bilik suara, bantalan tinta dan tintanya juga sudah selesai hingga tingkat PPK dan TPS,” ujarnya.

Kabag Operasional Polresta Malang, AKP Budiharto mengatakan sebanyak 3.000 personel dari Polri, TNI maupun Perlindungan Masyarakat disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Malang yang digelar 23 Mei. Personel pengamanan dibagi dua kelompok, yakni ada yang disiagakan penuh selama menjelang, pelaksanaan pencoblosan hingga penghitungan suara, serta on call.

Personel keamanan nantinya akan disiagakan di 1.200 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di lima kecamatan. Ada dua pola pengamanan di TPS, yakni di TPS yang dinilai aman akan menggunakan formasi satu polisi dan dua personel dari perlindungan masyarakat (linmas) untuk satu TPS. Sedangkan di TPS yang dinilai rawan ia mengatakan akan  disiagakan dua personel kepolisian dan dua anggota linmas untuk satu TPS. “Kami juga menyiapkan tenaga cadangan yang siap membantu personel di TPS jika memang dibutuhkan,” katanya,

Sebelumnya, pelaksanaan pencoblosan untuk memilih Walikota Malang periode 2013-2018 pada Kamis (23/5). Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 612.502  jiwa yang akan menggunakan hak pilihnya di 1.200 TPS. Pilkada Kota Malang akan diikuti oleh enam pasangan calon, baik yang diusung oleh partai politik maupun perseorangan.

Pasangan calon dari jalur perseorangan adalah Dwi Cahyono-Nur Uddin (Dwi-Uddin) dan Ahmad Mujais-Yunar Mulya (Raja). Sedangkan pasangan yang diusung oleh parpol adalah Sri Rahayu-Priatmoko (SR-MK) diusung PDIP, Heri Puji Utami-Sofyan Edi Jarwoko (DaDi) diusung Partai Golkar dan PAN, Anton-Sutiaji (AJI) diusung PKB dan Partai Gerindra, serta Agus Dono-Arif HS (Doa) diusung PKS dan Partai Demokrat. (pca)